Astronom yang terlibat dalam Proyek Super Wide Angle Search for Planets (SuperWASP) telah menemukan planet terpanas bernama WASP-33b. Suhu planet tersebut lebih panas dari suhu beberapa bintang. Keberadaan planet itu telah diduga sejak tahun 2006 lalu namun baru dikonfirmasi tahun 2010 kemarin.
Diketahui, planet tersebut tergolong dalam jenis planet gas dengan masa kurang dari 4,5 kali masa Jupiter.
Berdasarkan observasi suhu WASP-33b mencapai 3200 derajat Celcius
Rabu, 19 Januari 2011
Penjara Bintang Lima
Seluruh orang di dunia ini, pasti setuju kalau yang namanya penjara itu adalah salah satu tempat paling menyeramkan. Bagaimana tidak? Di dalamnya terdapat beratus-ratus penjahat mulai dari yang kelas teri hingga yang kelas kakap. Sehingga tak jarang pula berbagai tindak kekerasan terjadi di penjara.
Tapi bagaimana jika sebuah penjara bentuknya mirip seperti hotel bintang lima? Mungkin para penjahat yang masuk akan betah tinggal disana. Penjara yang berada di kota Leoben, Austria ini lebih mirip gedung kantoran atau mall jika di lihat dari luar dan dari dalamnya lebih cocok seperti hotel berbintang. Penjara ini merupakan salah satu penjara termewah di dunia.







Tapi tetap saja yang namanya penjara juga tidak akan mengabaikan sistem keamanan bagi para tahanan. Andai di Indonesia penjaranya kayak gitu, mungkin bakal banyak orang yang berlomba-lomba untuk berbuat jahat supaya masuk penjara. Atau pada berlomba-lomba korupsi kali yah
Sumber :
7 Penyebab Pingsan
Pingsan (sinkop) adalah kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, biasanya hanya beberapa detik atau menit, karena otak Anda tidak mendapatkan cukup oksigen.
Otak memiliki beberapa bagian, termasuk dua belahan otak, otak kecil, dan batang otak. Otak membutuhkan aliran darah untuk menyediakan oksigen dan glukosa ke sel-selnya.
Otak memiliki beberapa bagian, termasuk dua belahan otak, otak kecil, dan batang otak. Otak membutuhkan aliran darah untuk menyediakan oksigen dan glukosa ke sel-selnya.
Agar tubuh tetap sadar, sebuah area yang dikenal sebagai sistem pengaktif retikuler yang terletak di batang otak harus hidup, dan setidaknya satu belahan otak harus berfungsi.
Pingsan terjadi bila sistem pengaktif retikuler atau kedua belahan otak kekurangan darah, oksigen, atau glukosa.
1. Reaksi saraf vagus
Pingsan kebanyakan dipicu oleh saraf vagus yang menghubungkan sistem pencernaan ke otak dan berperan mengelola aliran darah ke otak dan usus.
Overstimulasi saraf vagus memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi asupan darah ke otak yang menyebabkan pingsan.
Stres berat, ketakutan, kecemasan, panik, dan rasa sakit yang kuat dapat merangsang saraf vagus.
2. Perubahan tekanan darah
Perubahan tekanan darah dapat menyebabkan Anda pingsan. Kadang-kadang, jantung dan pembuluh darah tidak bereaksi cukup cepat ketika kebutuhan oksigen tubuh Anda berubah.
Hal ini sangat umum pada orang tua dan pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes. Pingsan dapat terjadi bila Anda berdiri terlalu lama atau bekerja lebih keras dari kemampuan.
3. Anemia
Anemia (kekurangan jumlah sel darah merah) dapat menyebabkan pingsan karena tidak cukup sel darah merah untuk memasok oksigen ke otak. Anemia dapat disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, penyakit atau perdarahan (misalnya, menstruasi berlebihan).
4. Dehidrasi
Kekurangan cairan dalam tubuh (dehidrasi) juga dapat menyebabkan pingsan. Dehidrasi dapat disebabkan oleh muntah, diare, demam, berkeringat, luka bakar atau kurang minum.
Beberapa penyakit seperti diabetes juga dapat menyebabkan dehidrasi karena terlalu sering buang air kecil. Muntah dan diare, khususnya, juga merangsang saraf vagus sehingga berefek ganda.
5. Syok
Syok adalah kondisi yang ditandai oleh tekanan darah rendah yang kemudian dapat menyebabkan kehilangan kesadaran. Syok adalah keadaan darurat berbahaya yang biasanya berasal dari perdarahan, tetapi juga bisa berasal dari alergi parah (anafilaksis) atau infeksi parah.
Korban syok biasanya terlihat bingung, sebelum kehilangan kesadaran saat kondisinya semakin buruk.
6. Obat
Obat-obatan yang dimaksudkan untuk mengendalikan tindakan tekanan darah tinggi dapat terlalu banyak menurunkan tekanan darah sehingga menyebabkan pingsan.
Alkohol, kokain dan ganja juga dapat menyebabkan pingsan. Berbicaralah dengan dokter jika Anda berpikir pingsan Anda mungkin berhubungan dengan obat yang Anda pakai.
7. Hipoglikemi
Kekurangan gula darah (hipoglikemi) dapat membuat Anda pingsan. Hipoglikemi tidak hanya disebabkan oleh diabetes, tetapi juga karena Anda tidak makan untuk waktu yang lama.
Tips : Apa yang harus dilakukan bila Anda merasa akan pingsan?
Sebelum pingsan, Anda biasanya merasa pening, pusing, ruangan seperti berputar, mual dan berkeringat dingin. Anda juga mungkin mengalami penglihatan kabur atau pendengaran berdesing.
Jika Anda merasa seperti akan pingsan, berbaringlah. Jika Anda tidak dapat berbaring, duduk dan berjongkoklah dengan meletakkan kepala Anda di antara lutut Anda.
Hal ini membantu mengalirkan darah ke otak Anda. Tunggulah sampai Anda merasa lebih baik sebelum mencoba berdiri. Ketika Anda berdiri, lakukanlah perlahan-lahan.
Pingsan terjadi bila sistem pengaktif retikuler atau kedua belahan otak kekurangan darah, oksigen, atau glukosa.
1. Reaksi saraf vagus
Pingsan kebanyakan dipicu oleh saraf vagus yang menghubungkan sistem pencernaan ke otak dan berperan mengelola aliran darah ke otak dan usus.
Overstimulasi saraf vagus memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi asupan darah ke otak yang menyebabkan pingsan.
Stres berat, ketakutan, kecemasan, panik, dan rasa sakit yang kuat dapat merangsang saraf vagus.
2. Perubahan tekanan darah
Perubahan tekanan darah dapat menyebabkan Anda pingsan. Kadang-kadang, jantung dan pembuluh darah tidak bereaksi cukup cepat ketika kebutuhan oksigen tubuh Anda berubah.
Hal ini sangat umum pada orang tua dan pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes. Pingsan dapat terjadi bila Anda berdiri terlalu lama atau bekerja lebih keras dari kemampuan.
3. Anemia
Anemia (kekurangan jumlah sel darah merah) dapat menyebabkan pingsan karena tidak cukup sel darah merah untuk memasok oksigen ke otak. Anemia dapat disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, penyakit atau perdarahan (misalnya, menstruasi berlebihan).
4. Dehidrasi
Kekurangan cairan dalam tubuh (dehidrasi) juga dapat menyebabkan pingsan. Dehidrasi dapat disebabkan oleh muntah, diare, demam, berkeringat, luka bakar atau kurang minum.
Beberapa penyakit seperti diabetes juga dapat menyebabkan dehidrasi karena terlalu sering buang air kecil. Muntah dan diare, khususnya, juga merangsang saraf vagus sehingga berefek ganda.
5. Syok
Syok adalah kondisi yang ditandai oleh tekanan darah rendah yang kemudian dapat menyebabkan kehilangan kesadaran. Syok adalah keadaan darurat berbahaya yang biasanya berasal dari perdarahan, tetapi juga bisa berasal dari alergi parah (anafilaksis) atau infeksi parah.
Korban syok biasanya terlihat bingung, sebelum kehilangan kesadaran saat kondisinya semakin buruk.
6. Obat
Obat-obatan yang dimaksudkan untuk mengendalikan tindakan tekanan darah tinggi dapat terlalu banyak menurunkan tekanan darah sehingga menyebabkan pingsan.
Alkohol, kokain dan ganja juga dapat menyebabkan pingsan. Berbicaralah dengan dokter jika Anda berpikir pingsan Anda mungkin berhubungan dengan obat yang Anda pakai.
7. Hipoglikemi
Kekurangan gula darah (hipoglikemi) dapat membuat Anda pingsan. Hipoglikemi tidak hanya disebabkan oleh diabetes, tetapi juga karena Anda tidak makan untuk waktu yang lama.
Tips : Apa yang harus dilakukan bila Anda merasa akan pingsan?
Sebelum pingsan, Anda biasanya merasa pening, pusing, ruangan seperti berputar, mual dan berkeringat dingin. Anda juga mungkin mengalami penglihatan kabur atau pendengaran berdesing.
Jika Anda merasa seperti akan pingsan, berbaringlah. Jika Anda tidak dapat berbaring, duduk dan berjongkoklah dengan meletakkan kepala Anda di antara lutut Anda.
Hal ini membantu mengalirkan darah ke otak Anda. Tunggulah sampai Anda merasa lebih baik sebelum mencoba berdiri. Ketika Anda berdiri, lakukanlah perlahan-lahan.
Sumber :
Senin, 17 Januari 2011
Helm Tahun 2011
Teknologi otomotif pada tahun 2011 ini salah satunya ialah memunculkan helm keluaran baru.
Dan untuk melihat selengkapanya silahkan kunjungi http://radenbeletz.com/helm-terbaru-2011.html
Dan untuk melihat selengkapanya silahkan kunjungi http://radenbeletz.com/helm-terbaru-2011.html
Spesifikasi Mobil Honda Terbaru 2011 Honda CR-V.
Untuk Lebih jelasnya silahkan klik http://radenbeletz.com/mobil-honda-2011.htmlBrakesBrake Type : PwrBrake ABS System : 4-WheelDisc – Front (Yes or ) : YesDisc – Rear (Yes or ) : YesFront Brake Rotor Diam x Thickness (in) : 11.7 x – TBD -Rear Brake Rotor Diam x Thickness (in) : 12.0 x – TBD -Drum – Rear (Yes or )Rear Drum Diam x Width (in)Cargo Area DimensionsCargo Area Length @ Floor to Seat 1 (in) : – TBD -Cargo Area Length @ Floor to Seat 2 (in) : – TBD -Cargo Area Length @ Floor to Seat 3 (in)Cargo Area Width @ Beltline (in) : – TBD -Cargo Box Width @ Wheelhousings (in) : – TBD -Cargo Box (Area) Height (in) : – TBD -Cargo Volume to Seat 1 (ft³) : 72.9Cargo Volume to Seat 2 (ft³) : 35.7Cargo Volume to Seat 3 (ft³)Cooling SystemTotal Cooling System Capacity (qts) : 7.0ElectricalCold Cranking Amps @ 0° F (Primary) : – TBD -Maximum Alternator Capacity (amps) : – TBD -EngineEngine Order CodeEngine Type : Gas I4Displacement : 2.4L/144Fuel System : MPFISAE Net Horsepower @ RPM : 180 @ 6800SAE Net Torque @ RPM : 161 @ 4400Exterior DimensionsWheelbase (in) : 103.1Length, Overall (in) : 179.3Width, Max w/o mirrors (in) : 71.6Height, Overall (in) : 66.1Track Width, Front (in) : 61.6Track Width, Rear (in) : 61.6Min Ground Clearance (in) : 6.7Rear Door Opening Height (in) : – TBD -Rear Door Opening Width (in) : – TBD -Liftover Height (in) : – TBD -Fuel TankFuel Tank Capacity, Approx (gal) : 15.3Interior DimensionsPassenger Capacity : 5Passenger Volume (ft³) : 100.9Front Head Room (in) : 38.9Front Leg Room (in) : 41.3Front Shoulder Room (in) : 56.9Front Hip Room (in) : 55.9Second Head Room (in) : 38.5Second Leg Room (in) : 38.5Second Shoulder Room (in) : 56.0Second Hip Room (in) : 54.6MileageFuel Economy Est-Combined (MPG) : – TBD -EPA Fuel Economy Est – City (MPG) : – TBD -EPA Fuel Economy Est – Hwy (MPG) : – TBD -SteeringSteering Type : Pwr Rack & PinionSteering Ratio (:1), Overall : 15.74Lock to Lock Turns (Steering) : 2.96Turning Diameter – Curb to Curb (ft) : 37.8Turning Diameter – Wall to Wall (ft) : – TBD -SummaryVehicle Name : CR-VBody Style : 5 DoorSuspensionSuspension Type – Front : IndependentSuspension Type – Rear : IndependentSuspension Type – Front (Cont.) : MacPherson StrutSuspension Type – Rear (Cont.) : Multi-linkShock Absorber Diameter – Front (mm) : – TBD -Shock Absorber Diameter – Rear (mm) : – TBD -Stabilizer Bar Diameter – Front (in) : 0.79Stabilizer Bar Diameter – Rear (in) : 0.75TiresFront Tire Order CodeRear Tire Order CodeSpare Tire Order CodeFront Tire Size : P225/65TR17Rear Tire Size : P225/65TR17Spare Tire Size : – TBD -TraileringDead Weight Hitch – Max Trailer Wt. (lbs) : 1500Dead Weight Hitch – Max Tongue Wt. (lbs) : 150Wt Distributing Hitch – Max Trailer Wt. (lbs)Wt Distributing Hitch – Max Tongue Wt. (lbs)TransmissionDrivetrain : Front Wheel DriveTrans Order CodeTrans Type : 5Trans Description Cont. : AutomaticTrans Description Cont. AgainFirst Gear Ratio (:1) : 2.79Second Gear Ratio (:1) : 1.61Third Gear Ratio (:1) : 1.08Fourth Gear Ratio (:1) : 0.77Fifth Gear Ratio (:1) : 0.57Sixth Gear Ratio (:1)Reverse Ratio (:1) : 2.00Clutch Size (in)Final Drive Axle Ratio (:1) : 4.50Transfer Case Gear Ratio (:1), High : – TBD -Transfer Case Gear Ratio (:1), Low : – TBD -VehicleEPA Classification : 2WD Sport UtilityEPA Greenhouse Gas Score : – TBD -Weight InformationBase Curb Weight (lbs) : 3413WheelsFront Wheel Size (in) : 17 x – TBD -Rear Wheel Size (in) : 17 x – TBD -Spare Wheel Size (in) : CompactFront Wheel Material : AluminumRear Wheel Material : AluminumSpare Wheel Material : Steel
Mengapa Dikatakan Orang Kucing Punya 9 Nyawa?
Menurut catatan di salah satu dokter hewan New York City, seekor kucing bernama Sabrina jatuh dari lantai 32 sebuah bangunan dan masih hidup untuk mengeongkan kisahnya. Ia selamat dengan satu gigi patah dan beberapa luka ringan.
Betapa pun menakjubkan kedengarannya, kisah Sabrina tidak terlalu luar biasa. Apabila orang jatuh dari ketinggian, cedera mereka pasti parah. Tengkorak atau tulang belakang mereka dapat patah, dan mereka dapat mengalami pendarahan di dalam. Sangat jarang orang selamat jika jatuh lebih dari beberapa tingkat.
Tetapi banyak kucing selamat setelah jatuh dari ketinggian yg pasti membunuh hewan lain atau manusia. Mungkin kucing itu dibawa ke dokter hewan dengan hidung berdarah, gigi retak, atau tulang rusuk patah, tetapi setidaknya masih hidup. Jadi tampaknya seolah-olah kucing benar-benar hidup kembali setelah kecelakaan yg mematikan. Melihat hal seperti ini terjadi berulang kali, orang bisa mengira kucing mempunyai banyak nyawa.
Tentu saja sebenarnya kucing hanyapunya satu nyawa. Tetapi kucing sangat sangat piawai dlm soal jatuh. Mengapa? Salah satunya, kucing membentur tanah dengan lebih ringan daripada manusia, dan jauh lebih ringan. Jadi jatuhnya lebih lunak. Tetapi bertubuh kecil bukan satu-satunya keuntungannya. Kucing lebih pandai jatuh daripada hewan kecil lainnya.
Seekor kucing yg jatuh terlentang akan berusaha berputar agar mendarat dgn keempat kakinya. Alat-alat keseimbangan yg sgt bagus di telinga dalamnya membuat kucing dapat dgn cepat menentukan apa posisinya saat itu dan memperbaiki diri seolah membawa giroskop*. Dan ketika kucing mendarat dengan kakinya, keempat kakinya menyerap benturan. Juga kaki kucing menekuk saat mendarat. Jadi benturan jatuh tdk langsung bergerak melewati tulang-tulang yg dapat patah, tetapi juga menyebar ke otot dan sendi.
Tetapi fakta paling mengejutkan tentang kucing jatuh: Kucing lebih memungkinkan selamat jatuh dari tempat tinggi dibandingkan dengan tempat rendah. Beberapa dokter hewan New York menemukan bahwa 10 persen dari pasien kucing mereka mati apabila jatuh dari lantai 2 sampai lantai 6 di atas tanah.. Tetapi hanya 5 persen yang mati kalaujatuh dari lantai 7 sampai 32.
Mengapa? Benda berelaksasi-bertambah cepat- saat jatuh. Semua benda jatuh, tidak peduli berapa massanya, mengalami akselerasi atau percepatan 35,4 km per jam, setiap detik selam benda itu jatuh ke arah Bumi. Dimulai dengan 0 mil per jam, kau dpt bergerak lebih dari 160 m per jam setelah jatuh beberapa detik.
Jika tdk ada udara, dan dua benda itu akan mengenai tanah pada saat-bersamaan- bahkan jika yg satu bulu burung dan yg lain lemari es. Namun setelah jatuh dengan jarak tertentu melewati udara, benda mencapai apa yang oleh ilmuwan disebut terminal velocity atau kecepatan akhir, saat friksi (tahanan) udara memperlambat kejatuhan. Sebesar apa melambatnya tergantung pada massa dan luas bidang bend-semenyebar apa massanya. Utk selamat dari jatuh, dibutuhkan massa yg lebih kecil dan luas bidang yg lebih besar.
Dlm istilah nyata, ini berarti orang berukuran rata-rata yang jatuh enam lantai akan meluncur sekitar 190 km per jam sat mendarat. Seekor kucing dapat melayang ke arah buni "hanya" secepat 95 km per jam
Tetapi kucing memiliki keuntungan lain yang tidak terduga. Begitu kucing mencapai kecepatan akhir dan berhenti berakselerasi, kucing dpt sedikit santai. Dlm jatuh berjarak pendek, kecepatan akhir mungkin belum tercapai sampai tiba di tanah. Tetapi jika kucing punya cukup waktu-jika jatuh dari lantai yang lebih tinggi-ia dpt merentangkan kaki-kakinya setelah mencapai kecepatan akhir. Ini membuat tubuhnya berbentuk mirip parasut.
Dan kita tahu apa yg terjadi apabila parasut terbuka. Udara yg bergerak ke atas mempunyai bidang yg lebih luas untuk didorong. Tahanan meningkat. Dan parasut-atau kucing-yg jatuh akan melambat. Mungkin itu sebabnya Sabrina dapat tertatih-tatih berjalan setelah terjun dari lantai 32.
Sabtu, 15 Januari 2011
Informasi Mengenai TPBI
Bagi teman-teman yang ingin mengikuti Tes Penjajakan Bidang Ilmu(TPBI), teman-teman sekalian dapat mendapatkan informasi selengkapnya di www.spmb.or.id tes ini mungkin dapat berguna bagi teman-teman sekalian
Langganan:
Komentar (Atom)